9 Fakta Mengejutkan tentang Organ Lambung
Posted in: Umum

9 Fakta Mengejutkan tentang Organ Lambung

9 Fakta Mengejutkan tentang Organ Lambung9 Fakta Mengejutkan tentang Organ Lambung

Tubuh manusia sangatlah luar biasa. Termasuklah organ lambung dengan segala misteri dan fakta mengejutkannya. Berikut ini adalah 9 fakta yang mengejutkan tentang organ lambung, selamat menyimak.

1. Kita dapat bertahan hidup tanpa organ lambung.

Yup, bahkan pada bebrapa orang yang bermasalah organ lambungnya (misal : kanker lambung), harus menjalani operasi pengangkatan organ lambung yang dinamakan gastrektomi total. Jadi, pada pasien yang menjalani gastrektomi total ini, dokter bedah akan menyambungkan esofagus langsung ke usus halus. Sehingga makanan yang dimakan melewati esofagus langsung menuju usus halus.

Bedah Gastrektomi, Pengangkatan Organ Lambung
Credit : pixnio(dot)com

Mungkin kamu bertanya-tanya, jika organ lambung tidak ada, lalu bagaimana proses pencernaan dalam tubuh kita? Iya kan? Lambung sebenarnya hanya memainkan sedikit peran dalam proses pencernaan. Peran utama proses pencernaan dan penyerapan nutrisi dilakukan oleh usus halus. Lambung hanya sedikit membantu usus halus dengan menghancurkan makanan yang masuk.

Hanya saja, risiko untuk masuknya mikroorganisme patogen dari makanan akan jauh meningkat jika tidak ada organ lambung dalam sistem pencernaan. Lambung kita memproduksi asam lambung yang dapat membunuh mikroorganisme patogen tersebut.

2. Lambung kita memproduksi sebanyak 3 liter asam setiap harinya.

Wow, banyak banget ya. Yup, di dalam lambung kita ada lapisan yang dinamakan membran mukosa. Mukosa ini memiliki dua jenis sel, yaitu sel parietal dan sel goblet. Sel parietal ialah sel yang berperan untuk memproduksi asam lambung ini.

3. Asam lambung sangatlah kuat hingga bisa melelehkan tulang dan metal.

Kamu mungkin terkejut. Yup, jenis asam yang diproduksi oleh lambung adalah asam hidroklorik (hydrochloric acid) yang setara dengan HCl yang diproduksi di pabrik. Saking kuatnya sifat korosif dari asam ini, ia mampu melelehkan tulang dan metal. Itu artinya jika kamu meneteskan asam lambung ini ke telapak tanganmu, maka ia akan melelehkan kulit, otot, hingga tulang dan menembus ke belakang! Wih, ngeri ya.

4. Mukus pada lambung melindungi lapisan dalam lambung dari sifat korosif asam lambung.

Kamu mungkin heran, jika asam lambung segitu berbahaya sifat korosifnya. Kok bisa sih dia nggak ngerusak organ lambung atau organ disekitarnya? Pertanyaan bagus! Jawabannya sangatlah kompleks, namun saya akan menjelaskannnya secara umum saja.

Di dalam lambung kita ada sel goblet yang akan memproduksi mukus dalam jumlah yang sangat banyak. Mukus ini berfungsi untuk melindungi lapisan dalam lambung, karena mukus ini sifatnya tahan terhadap sifat korosif asam lambung.

5. Mukus dalam lambung berganti setiap 2 minggu.

Mukus dalam lambung menjalanakn tugas yang berat untuk melindungi lapisan dalam lambung dari sifat korosif asam lambung. Maka dari itu mukus ini perlu memperbarui mantelnya dengan cara memproduksi mukus baru setiap 2 minggu sekali.

Jika proses pergantian ini tidak cukup cepat dibandingkan dengan produksi asam lambung, maka ulcer atau perlukaan dapat terjadi pada lapisan dalam organ lambung yang mengakibbatkan terjadinya maag.

Maag Terjadi Karena Adanya Luka pada Lambung
Credit : commons(dot)wikimedia(dot)org

6. Pankreas menyelamatkan usus halus dari keganasan asam lambung.

Kamu mungkin sempat bertanya-tanya tentang bagaimana usus halus bisa selamat dari kesadisan asam lambung. Iya kan? Apakah mukus juga terdapat pada lapisan usus halus atau bagaimana?

Usus halus bisa aman dari sifat korosif asam lambung karena sebelum memasuki usus halus, kimus akan berubah menjadi basa karena basa bikarbonat (HCO3) yang diproduksi oleh pankreas. Bikarbonat ini membuat tingkat keasaman turun drastis hingga menjadi basa sehingga menyelamatkan usus halus dari keganasan asam lambung.

7. Bunyi perut keroncongan terjadi karena gerakan peristaltis.

Perut keroncongan mungkin memalukan bagi sebagian orang. Namun kejadian ini sebenarnya sangatlah normal. Suara ini dimunculkan oleh gerakan bergelombang di dalam lambung yang dinamakan peristaltik.

Gerakan ini berfungsi untuk memindahkan dan mengaduk makanan selama dalam sistem pencernaan. Suara perut keroncongan akan terdengar lebih nyaring saat lambung kita dalam keadaan kosong. Simpel! Tong kosong nyaring bunyinya, haha. Oh iya, perut keroncongan ini juga memiliki istilah ilmiah lho, yaitu borborygmi.

 

Recent Posts