Bagaimana Eksistensi Sastra dalam Film Era Milenial?

Bagaimana Eksistensi Sastra dalam Film Era Milenial

Bagaimana Eksistensi Sastra dalam Film Era Milenial?

Bagaimana Eksistensi Sastra dalam Film Era Milenial
Bagaimana Eksistensi Sastra dalam Film Era Milenial

Bagaimana eksistensi sastra dalam film era milenial? Pertanyaan menggelitik ini bisa ditemukan

jawabannya pada Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) UIN Sunan Ampel Surabaya.

Kegiatan senimar merupakan rangkaian dari BuBas Festival 2019 untuk menyambut sekaligus memeriahkan Bulan Bahasa (Bubas).

“Pada tahun ini kami mengangkat tema ‘Ikranisasi dalam Sastra’ dengan tajuk

”Eksistensi Sastra Dalam Perfilman di Era Mienial”. Acara diselenggarakan pada Kamis, 12 September 2019 yang bertempat di Auditorium UINSA Surabaya,” tutur Dr Asep Abbas Abdullah, Kaprodi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya, Rabu (11/9/2019).

Dipaparkannya, seminar bakal mendatangkan sutradara kenamaan, Garin Nugroho

insan film). Ada pula Kedung Dharma Romansha (sastrawan sekaligus aktor) yang telah memiliki beberapa karya dan terlibat dalam beberapa film nasional.
Baca Juga:

Presiden BEM UINSA Dukung Proses Judicial Review UU KPK
Pemberian Gelar Doktor HC Soekarwo Tetap Diberikan Hari Ini
Pakde Karwo Terbitkan Buku Kebijakan Genue Jatim
Kasus Romy, KPK Panggil Rektor dan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya

“Peserta Seminar Nasional BuBas Festival 2019 besok bisa mulai melakukan registrasi ulang pada 07.30 WIB. Acara dimulai pada 08.00 WIB dengan penampilan dari mahasiswa Sasindo UINSA Surabaya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, acara inti (seminar), dan terakhir penutup pada 12.00 WIB,” papar Asep Abbas.

 

Sumber :

https://danuaji.dreamwidth.org/407.html