Bahaya Melakukan Multitasking Bagi Otak

Bahaya Melakukan Multitasking Bagi Otak

Tuntutan pekerjaan yang tinggi sering kali mengharuskan Anda melaksanakan lebih dari satu pekerjaan sekaligus atau multitasking. Tanpa disadari Anda kemungkinan sering melaksanakan dua kesibukan secara bersamaan seperti menulis dokumen sambil menelepon klien atau makan sambil membaca buku.

Kemampuan melaksanakan lebih dari satu kesibukan di kala yang sama akhirnya diakui sebagai kebanggan tersendiri. Banyak orang bangga sebab menganggap multitasking sanggup mendukung untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Padahal, multitasking miliki dampak buruk yang sering tidak disadari seperti ini:

1. Membuat pekerjaan selesai lebih lama

Faktanya, melaksanakan pekerjaan secara multitasking justru tidak efektif sama sekali. Seperti yang dilansir berasal dari BBC, multitasking justru sebabkan pekerjaan Anda 30 persen selesai lebih lama. Lebih buruk lagi, risiko melaksanakan kekeliruan atas pekerjaan Anda terhitung meningkat hingga dua kali lipat.

Perlu dipahami, dikala melaksanakan multitasking, otak Anda sebenarnya cuma melaksanakan dua pekerjaan secara terpisah di dalam kala yang cepat. Dr Sanjay Gupta, seorang koresponden kepala medis CNN menjelaskan, otak manusia sejatinya cuma dirancang untuk melaksanakan satu pekerjaan atau mono-taskers.

2. Memecah konsentrasi pada pekerjaan pertama

Oleh sebab itu dikala dipaksa untuk melaksanakan multitasking, kesibukan pertama yang Anda melaksanakan akan jadi lebih lambat, sebab sel otak mesti memecah konsentrasi untuk melaksanakan kesibukan berikutnya. Jadi, secara garis besar Anda kurangi konsentrasi untuk mengerjakan kesibukan pertama dikala merasa melaksanakan kesibukan selanjutnya.

Sebagai contoh, dikala menyetir seseorang tentu miliki konsentrasi penuh untuk mengendalikan kendaraan yang dibawa. Namun dikala Anda merasa melaksanakan kesibukan lain seperti menelepon atau mengirim pesan, secara otomatis konsentrasi Anda akan menyusut sebesar 37%. Jika konsisten dilaksanakan di dalam kala yang lama, otak akan berupaya keras untuk melakukan

3. Ketangkasan untuk bertindak jadi berkurang

Penting untuk diingat, kalau konsisten melaksanakan kesibukan secara multitasking, kebolehan Anda melaksanakan kesibukan secara maksimal sanggup berkurang. Hal ini berjalan sebab otak dipaksa untuk mengerjakan lebih dari satu kesibukan secara bolak-balik.

Jadi bayangkan, kalau Anda terlampau sering melaksanakan multitasking, sanggup jadi performa di kantor jadi kurang maksimal. Jika diteruskan, bukan tidak kemungkinan sanggup sebabkan pekerjaan sering tidak selesai dan menumpuk.

Nah, oleh sebab itu Rekan Kerja, sebaiknya merasa sekarang Anda merasa kurangi melaksanakan multitasking sehingga kesibukan yang dilaksanakan sanggup mengimbuhkan hasil yang maksimal.

Selengkapnya : https://www.ruangguru.co.id/