Biografi Ibnu Jazzar : Dokter Muslim Kaum Fakir

Biografi Ibnu Jazzar

Biografi Ibnu Jazzar : Dokter Muslim Kaum Fakir

Biografi Ibnu Jazzar

Nama lengkap Ibnu Jazzar adalah Abu Ja’far Ahmad bin Ibrahim bin Abi Khalid Ibnu al-Jazzar. Ia dilahirkan di Qayrawan, Tunisia. Ayahnya adalah seorang dokter. Tak heran, di kemudian hari, ia tertarik mengkaji ilmu kedokteran pula. Ibnu Jazzar mendapat pendidikan dasar dari keluarganya. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan formal di bawah bimbingan Ishaq bin Sulayman al-Isra’ili, seorang dokter terkenal keturunan Yahudi. Karena kecerdasan dan ketekunannya, Ibnu Jazzar akhirnya berhasil menjadi seorang dokter yang andal.
Ibnu Jazzar terkenal sebagai seorang dokter yang dermawan, tapi sangat disiplin dan cermat. Ia tidak hanya menjadi dokter dari kalangan elit, tapi juga dari kalangan rakyat jelata dan fakir miskin. Saat menghadapi para pasien, ia selalu sabar mendengarkan keluhan mereka, sebelum kemudian mengobati dengan teliti. Pengalaman tersebut kemudian dituliskannya dalam sejumlah buku. Tanpa diduga, buku-buku yang berisi pengalaman hidupnya itu justru membuat namanya terkenal di dalam dan luar negeri.
Di antara karya tersebut, salah satunya adalah Kitab Thibb al-Fukara atau Medicine for the Poor (Obat-obatan Untuk Kaum Fakir). Buku ini dianggap sebagai bukti kepedulian Ibnu Jazzar pada kesehatan kaum miskin. Karya ini termasuk salah satu buku yang sangat popular di abad pertengahan. Al-Adwiya al-Mufrada (Cara Pengobatan Sederhana) juga merupakan karya terkenal Ibnu Jazzar. Di kemudian hari, buku-bukunya itu diterjemahkan dalam bahasa Yunani, Latin, dan Ibrani.
Zal al-Musafir wa Qut al-Hadir adalah salah satu karya Ibnu Jazzar yang dianggap fenomenal. Karya ini terdiri dari tujuh jilid buku yang berisi tentang pengobatan berbagai jenis penyakit. Sehubungan dengan hal itu, untuk memperkuat pendapatnya, Ibnu Jazzar mengutip pendapat para dokter ternama pendahulunya. Pada awal abad XI, buku ini diterjemahkan dalam bahasa Yunani, sebelum kemudian menyebar luas hingga ke negara lain. Tak lama kemudian, Zal al-Musafir wa Qut al-Hadir diterjemahkan pula dalam bahasa Ibrani. Pada tahun 1124, buku karya Ibnu Jazzar ini akhirnya diterjemahkan dalam bahasa Latin.
Sejumlah ahli berpendapat kalau keberadaan Zad al-Musafir wa Qut al-Hadir memberikan pengaruh yang kuat bagi perkembangan ilmu kedokteran di Eropa Tengah. Satu jilid buku ini, yaitu tentang demam dan penyakit seksual, diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan judul Arts of Medicine. Buku terjemahan inin kemudian menjadi buku teks terkenal yang menjadi bahan rujukan para mahasiswa ilmu kedokteran di Universitas Oxford dan sejumlah universitas di Bologna, Italia, dan Perancis.
Semasa hidupnya, Ibnu Jazzar menghasilkan sekitar dua puluh judul buku kedokteran.