Jenis-jenis dan Fungsi-fungsi Tanda Baca
Posted in: Pendidikan

Jenis-jenis dan Fungsi-fungsi Tanda Baca

Jenis-jenis dan Fungsi-fungsi Tanda Baca

Jenis-jenis dan Fungsi-fungsi Tanda Baca

Yang berikut adalah tanda-tanda baca yang utama dan umum nya dipergunakan oleh penulis :

  1. Titik (.) dipergunakan untuk :
  • Untuk menandai bahwa sebuah kalimat sudah berakhir. Jika kalimat demikian dibaca dengan bersuara, maka akan terdengar intonasi menurun dan berhenti, sebelum memulai kalimat berikutnya.

Misalnya: Dewan Perwakilan Rakyat telah memulai bersidang. Banyak masalah yang akan dibahas

  • Pada berbagai singkatan.

Misalnya: R.O.Sembiring. dll. Dr.

  1. Tanda Koma (,) dipergunakan untuk :

  • Untuk menandai dan memisahkan induk kalimat dari anak kalimat, serta anak kalimat lainnya. intonasi terdengar agak menaik dan berhenti sebentar pada akhir bagian kalimat atau kata sebelum tanda koma.

Misalnya: Petani itu terus berusaha kerja keras, walaupun panen pertama tidak begitu menguntungkan.

  • Untuk menandai dan memisahkan keterangan-keterangan tambahan.

Misalnya: Rapat Tim Evaluasi minggu yang lalu, yang merupakan rapat penting terakhir, telah menyetujui beberapa rekomendasi penting.

  • Untuk menandai dan memisahkan suatu pembuka atau pendahuluan kalimat

Misalnya: Berdasarkan fakta-fakta ini, kami dapat menyimpulkan bahwa situai sudah semakin gawat.

  • Untuk menandai dan memisahakan beberapa kata atau frase yang disebut berturut-turut.

Misalnya: Hari itu setiap siswa diwajibkan membawa cangkul, sapu dan bibit bunga.

  • Untuk menandai seseorang yang disapa atau diajak bicara.

Misalnya: Rudi, kami tidak ingin kau terjerumus kedalam pergaulan kota yang melanggar adat atau aturan agama.

  • Untuk menghindari keraguan tafsiran.

Misalnya: Dua kali bantuan nya kami harapkan (agar tidak ada keraguan tafsir ditulis)

Dua kali, bantuannya kami harapkan

Dua kali bantuannya, kami harapkan.

  1. Tanda Titik Koma (;) dipergunakan untuk :
  • Untuk menandai dan memisahakan anak-anak kalimat yang setara. Dalam membaca dengan bersuara, intonasi terdengar menurun dan berhenti sejenak pada bagian kalimat yang berakhir tanda baca ini..

Misalnya: Pak Sujati telah mempunyai pengalamam yang luas; dia telah mengunjungi berbagai negara; karena itu sudah pantas jika dia yang diangkat memangku jabatan itu.

  • Untuk menandai dan memisahakan bagian-bagian kalimat yang setaraf, dan dengan demikian kata-kata sambung tidak perlu dipergunakan.

Misalnya: Konstelasi politik penjajahan ini menciptakan struktur Masyarakat yang terdiri dari kelompok etnis kulit putih (Belanda dan Eropa) sebagai lapisan atasnya; kelompok etnis Timur asing  (India, Arab dan Cina) sebagai lapisa kedua; kelompok pribumi sebagai lapisan terbawah dengan segala haknya.[[6]]

  • Untuk memisahkan bagian atau bagian-bagian kalimat yang agak panjang dan sama subjeknya dan satu atau lebih tanda koma telah dipakai sebelumnya.

sumber :
https://www.rajanego.co.id/fishing-superstars-apk/