Kawal Kekurangan Sarana dan Prasarana PON

Kawal Kekurangan Sarana dan Prasarana PON

Kawal Kekurangan Sarana dan Prasarana PON

Kawal Kekurangan Sarana dan Prasarana PON
Kawal Kekurangan Sarana dan Prasarana PON

BANDUNG-Persiapan sarana dan prasarana terus dilakukan oleh Panitia Besar (PB)

Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/ 2016 dan Pekan Paralimpik Nasional XV 2016 Jawa Barat, menjelang berlangsungnya olahraga empat tahuna tersebut, pada September 2016 mandatang.

Wakil Ketua Umum I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Suwarno, di Bandung mengatakan, tidak menutup kemungkinan dalam mempersiapan sarana dan prasarana PON yang dilakukan oleh PB PON tersebut terjadi kekurangan-kekurangan.

“Untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan, saya minta para

“technical delegate” setiap cabang olahraga proaktif, mengawal dan mengarahkan perbaikan dari kekurangan sarana pertandingan,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Harian PB PON XIX 2016 Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, persiapan pelaksanaan PON XIX dan Peparnas XV 2016 Jabar hingga saat ini sudah mencapai 78 persen, 18 persen sisanya masih dalam proses penyelesaian.

“GOR Tinju di Kabupaten Sukabumi masih penyelesaian, GOR

Bandung untuk Bulutangkis belum rampung dibangun akan dipindahkan ke ITB atau GOR Bima Cirebon dan Tarung Derajat dipindahkan ke GOR Pajajaran,” tuturnya. Kemudian untuk cabang balap motor juga dipindah ke Sirkuit Bukit Peusar di Kota Tasikmalaya dari rencana sebelumnya di Subang,” tambahnya.

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/kerajaan-sriwijaya