Kekurangan Dan Kelebihan Vitamin E Pada Tubuh Manusia

vitamin e


Vitamin E berguna untuk:

  • meningkatkan resistensi, membantu mengatasi stres, meningkatkan kesuburan, meminimalkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner
  •  berperan penting bagi kesehatan kulit, mempertahankan, meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, mencegah penuaan dini, melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi ultraviolet, dan mempercepat proses penyembuhan luka
  •  sebagai antioksidan. Semua Vitamin E adalah antioksidan dan terlibat dalam banyak proses tubuh dan bekerja sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi struktur sel yang sangat penting untuk membran sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Dalam menjalankan fungsinya sebagai antioksidan dalam tubuh, vitamin E bekerja dengan meneliti, bereaksi dan merusak reaksi berantai radikal bebas Y. Dalam reaksi ini, vitamin E sendiri diubah menjadi radikal . Namun, radikal ini segera beregenerasi menjadi vitamin aktif melalui proses biokimia yang melibatkan senyawa lain
  •  melindungi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh dari kerusakan [5]. Selain melindungi dari efek kelebihan vitamin A dan vitamin A untuk melindungi terhadap kerusakan, vitamin ini juga dapat melindungi hewan dari efek berbagai obat, bahan kimia dan logam yang mempromosikan pembentukan radikal bebas. 

Sifat Vitamin E

Vitamin ini larut dalam lemak [5]. Sifat kelarutan lemak bermanfaat karena kerusakan terbesar radikal bebas terjadi di membran sel dan lipoprotein yang terbuat dari molekul lemak [2].
Dosis dan pengaruh

Jika vitamin E digunakan sebagai antioksidan, seorang wanita membutuhkan setidaknya 120 IU (unit internasional) sehari [3]. Tetapi menurut catatan medis, sebagian besar wanita Indonesia hanya makan makanan yang mengandung 10,4 – 13,4 IU per hari. Untuk memenuhi kebutuhan ini, vitamin E dapat dikonsumsi oleh vitamin E sintetis (dl-a tocopherol)

Dosis

Dosis vitamin E yang besar dapat meningkatkan dan mencegah perkembangan kelainan neurologis [6]. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi vitamin E dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh [6]. Asupan harian 10-30 mg vitamin E dianggap cukup untuk menjaga kadar viamin E darah [7]. Namun, batas yang direkomendasikan untuk asupan vitamin E adalah 8 hingga 10 IU (Unit Internasional) – batas di mana sepertiga orang Amerika menggunakan [7]. Untuk manfaat maksimal vitamin E, dibutuhkan 100 hingga 400 IU per hari [7]. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa ini adalah konsumsi yang optimal untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Sementara dalam makanan yang kita konsumsi setiap hari diperkirakan mengandung 25 IU vitamin E [7].
kekurangan

Kekurangan vitamin E menyebabkan pemecahan sel darah merah. Proses ini disebut hemolisis eritrodit dan dapat dihindari dengan vitamin E. [1]

Konsekuensi lain dari kekurangan vitamin E adalah

perubahan degeneratif pada sistem saraf dan otot
kelemahan dan kesulitan berjalan
nyeri pada otot betis
gangguan penglihatan
anemia
retensi cairan (odem)
gangguan kulit

Pada bayi, kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kelainan yang mengganggu penyerapan lemak pada bayi prematur dan malnutrisi. Tetapi kekurangan vitamin E sebenarnya sangat langka karena vitamin ini banyak terdapat dalam makanan, terutama dalam minyak sayur.Pada manusia, kekurangan vitamin E dapat disebabkan oleh diet yang sangat buruk untuk waktu yang lama

Sumber : rumusrumus.com