Posted in: Kesehatan

Penyebab Nyeri Lutut yang Paling Sering Terjadi!

Penyebab Nyeri Lutut yang Paling Sering Terjadi!

Penyebab nyeri lutut kadang kala dikaitkan dengan usia, terutama pada orang yang lanjut usia (lansia). Padahal nyeri lutut bisa disebabkan oleh beraneka suasana yang bisa berjalan pada siapapun, termasuk anak-anak sampai orang dewasa yang melaksanakan latihan fisik atau mengalami cedera. Sebenarnya, apa saja yang kerap menjadi penyebab nyeri lutut dan obatnya?

Penyebab Nyeri Lutut yang Sering Terjadi
Lutut adalah sendi penghubung tulang kaki anggota atas dan bawah, yang terlalu mungkin kaki untuk menekuk dan menunjang berat tubuh. Lutut bisa menunjang gerakan layaknya berjalan, berlari, melompat, berputar, dan berjongkok.

Beberapa anggota yang menunjang lutut untuk melaksanakan fungsinya, termasuk tulang, tulang rawan, otot, ligamen, dan tendon. Salah satu berasal dari bagian-bagian ini rentan penyakit dan cedera, yang bisa membawa dampak nyeri lutut yang parah.

Berikut ini sejumlah suasana yang menjadi penyebab nyeri lutut:

1. Bursitis
Cedera pada lutut membawa dampak peradangan pada bursa, merupakan kantong kecil berisi cairan untuk merawat anggota luar sendi lutut dan terlalu mungkin tendon dan ligamen bergerak luwes dengan sendi.

Luka pada bursa bisa disebabkan oleh benturan atau pukulan benda tumpul secara tiba-tiba pada lutut atau amat lama berlutut tanpa pelindung atau alas. Bursitis bisa membawa dampak pembengkakan, nyeri, kehangatan, dan kekakuan pada lutut.

Gejala radang kandung lendir bisa diatasi dengan terapi, termasuk istirahat, kompres es, menyangga kaki lebih tinggi, dan splinting (alat untuk menjaga posisi lutut). Obat-obatan oral termasuk bisa membantu, layaknya obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

2. Dislokasi Tempurung Lutut
Beberapa cedera bisa membawa dampak tempurung lutut bergeser berasal dari tempatnya termasuk menjadi keliru satu penyebab nyeri lutut. Kebanyakan persoalan dislokasi tempurung lutut, dokter kemungkinan dapat menganjurkan operasi untuk mengganti tempurung lutut dengan tempurung lutut buatan.

Pemeriksaan dengan X-ray bisa menunjang menemukan patah tulang yang menyertainya di tempat lutut. Pasien bisa memakai splinting yang memudahkan jaringan lunak di sekitar patella atau tulang lutut untuk penyembuhan.

Lutut yang mengalami dislokasi adalah cedera yang jarang, tetapi berbahaya dan tidak serupa berasal dari dislokasi tempurung lutut. Kerusakan pada lutut ini umumnya disebabkan sebab benturan yang amat kuat.

Dokter hampir selamanya menganjurkan pasien meniti operasi untuk memperbaiki struktur yang rusak pada lutut. Pemulihan dislokasi tempurung lutut membutuhkan saat sekitar 6 minggu.

3. Patah Tulang
Cedera akibat jatuh atau benturan bisa membawa dampak patah tulang di tulang lutut. Lutut punya beberapa tulang yang bisa patah, termasuk tempurung lutut.

Orang yang punya osteoporosis atau gangguan degeneratif lainnya yang melemahkan tulang bisa membawa dampak patah tulang lutut, misalnya dikala tersandung trotoar.

Patah tulang yang sungguh-sungguh membutuhkan operasi, tetapi beberapa orang dengan patah tulang lutut hanya membutuhkan terapi fisik.

4. Gangguan Jaringan Ikat
Rheumatoid arthritis (RA) adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang membawa dampak peradangan sendi.

RA dan gangguan jaringan ikat lainnya bisa pengaruhi lapisan sendi dan membawa dampak pembengkakan yang menyakitkan di sendi lutut. Jika tidak segera beroleh perawatan, RA bisa membawa dampak pengeroposan tulang dan bahkan kelainan wujud sendi.

Meskipun rasa sakit hanya berjalan di tempat lutut, RA bisa menyebabkan kerusakan anggota lain berasal dari tubuh. Maka berasal dari itu, konsultasikan dengan dokter berkenaan pilihan perawatan yang tepat.

Meskipun tidak ada obat untuk RA, tetapi ada pilihan pengobatan yang bisa menunjang peradangan, layaknya OAINS, kortikosteroid, dan disease modifying anti-rheumatic drugs (DMARDs) atau obat antirematik pemodifikasi penyakit.

5. Gangguan Jaringan Degeneratif
Gangguan jaringan degeneratif adalah keluhan lutut yang kerap terjadi. Osteoarthritis membawa dampak degenerasi di tulang rawan dan jaringan di sekitar lutut. Kondisi yang paling kerap berjalan akibat penuaan ini menjadi penyebab nyeri lutut, kekakuan, dan disfungsi sendi.

Meskipun tidak ada obat untuk gangguan jaringan degeneratif, Anda bisa mengelola gejalanya dengan olahraga mudah dan memakai obat pereda nyeri.

Sementara kerusakan yang gawat bisa dilakukan penggantian sendi atau wujud operasi lainnya. Langkah pertama, dokter dapat melaksanakan kontrol dengan sinar-X untuk menilai tingkat kerusakan dan pilih perawatan yang tepat.

6. Infeksi
Selulitis adalah infeksi bakteri pada kulit yang amat sungguh-sungguh dan bisa pengaruhi lutut dan tempat sekitarnya.

Infeksi bahkan bisa berjalan akibat sedikit goresan pada lutut jikalau tidak segera diobati. Gejala infeksi ini termasuk kulit kemerahan, kulit mulai panas, dan kulit amat lembut saat disentuh.

Infeksi bisa menyebar ke tempat lain berasal dari tubuh, termasuk kelenjar getah bening dan aliran darah. Selulitis bahkan bisa mengancam jiwa jikalau terlambat beroleh perawatan.

Selulitis bisa diobati dengan meminum antibiotik yang bisa meredakan sinyal dan gejala di dalam beberapa hari perawatan.

7. Masalah Metabolisme
Masalah metabolik termasuk kerap menjadi penyebab nyeri lutut, seiring dengan penyakit yang menyerang beberapa anggota tubuh, layaknya asam urat.

Penumpukan asam urat yang membentuk kristal di persendian membawa dampak asam urat, keliru satu keluhan metabolisme yang paling kerap pengaruhi lutut.

Asam urat adalah wujud radang sendi dan amat menyakitkan. Kondisi ini membawa dampak pembengkakan dan peradangan yang bisa menghindar rentang gerak pada lutut.

Dokter umumnya dapat meresepkan obat antiinflamasi atau perawatan lain untuk menunjang memecah kristal asam urat.

Itulah penjelasan berkenaan penyebab nyeri lutut dan obatnya. Semoga artikel ini berfungsi ya, Teman Sehat!

Artikel Lainnya : teknik dasar sepak bola

Baca Juga :